6 Alasan Cowok Harus Konsisten

6 Alasan Cowok Harus Konsisten

Bisa menjalani hubungan yang serius adalah satu tahapan yang tidak sedikit para cewek harapkan. Kamu salah satunya. Di hubungan yang ketika ini dijalani, cowokmu telah sejumlah kali mengutarakan niatnya untuk serius berpacaran. Meskipun dia belum melafalkan kapan hendak melamar, namun dari sorot matanya anda yakin bila cowok ini benar-benar ingin menjadi imammu di masa depan.

Namun menurut Judi Online sejumlah waktu sesudah niat hendak serius tersebut diutarakan, anda kedapatan menyaksikan cowokmu curi-curi pandang ke cewek lain. Saat dia sadar, dengan cengengesan, dia melulu bilang:

6 Alasan Cowok Harus Konsisten
6 Alasan Cowok Harus Konsisten

Hehehe, refleks aja Yang. Cantik sih mbaknya yang tadi lewat~

Meski hanya dibacakan dengan nada bercanda, anda jelas pulang mempertanyakan niat guna serius yang dulu sempat cowokmu ucapkan. Mengapa sesudah sekian lama pacaran, komitmen guna serius yang dia tawarkan, malah luntur pelan-pelan. Akhirnya anda sadar, hanya anjuran untuk serius saja tak lumayan untuk mengarungi waktu sebelum lamaran.

Buat anda yang tengah bimbang sebab dia masih suka jelalatan sebenarnya sudah bilang serius dengan hubungan, barangkali inilah dalil yang butuh cowokmu baca dan pahami dalam-dalam. Boleh kok baca berdua, siapa tahu cowokmu segera sadar.

1. Meski belum sah menikah, jelas perasaanmu lah yang bakal terluka andai dia berjuang curi-curi kesempatan

Kamu dan dia memang belum menikah. Belum terdapat ikatan hukum dan agama yang mengharuskan setiap jaga pandangan. Namun anda dan dia sudah menyimpulkan untuk serius berpacaran. Secara logika (dan nurani sih tentunya) anda dan dia butuh jaga perasaan. Salah satunya dengan mengawal sikap dan nggak jelalatan. Sebagai pihak yang menyuruh untuk serius duluan, tak seharusnya dia yang mematahkan omongannya sendiri. Sebab kamulah yang nanti bakal menjadi korban dari selingkuh mata ini.

Ngakunya inginkan serius, namun kok justeru menyakitimu laksana ini. Sehat, mz?

2. Omongan seseorang adalahparameter rasa percaya. Jika dia abai dengan komitmen seriusnya, dapat jadi besok akan umbar janji manis semata

Ada suatu ungkapan yang melafalkan bahwa keyakinan pada seseorang ditentukan pada omongannya. Apakah omongan seseorang tersebut dapat dipegang, atau melulu bualan semata. Kalau cowokmu yang sudah menyuruh serius malah curi-curi pandang ketika ada cewek beda lewat, lumrah saja andai rasa percayamu padanya berkurang. Kamu punya hak guna menurunkan rasa percayamu pada cowok laksana ini. Sebab masih dalam etape pacaran saja dia telah nggak konsisten pada omongannya sendiri. Bagaimana nanti?

3. Dengan mengawal omongannya, sisi tanggung jawab cowok dapat dibaca. Kamu pun dapat tenang walau lamaran masih lama

Dari omongan juga, sisi tanggung jawab cowokmu dapat ditebak laksana apa. Jika telah mengikrarkan inginkan serius namun masih jelalatan pada cewek lain, kamu dapat mempertanyakan apakah besok dia bakal bertanggung jawab pada family kecilnya. Namun andai sebaliknya, kamu dapat sedikit bernafas lega. Sebab sisi tanggung jawabnya telah dipupuk semenjak kalian masih pacaran. Kamu dapat tenang meskipun lamaran belum bakal dihelat dalam masa-masa dekat.

4. Bagaimana sayangnya padamu juga dapat dilihat dari konsistennya ini. Kalau masih lirik-lirik, dapat dipastikan besok sayangnya akan gampang terbagi

Namanya pun cowok, Yang. Lirik-lirik yang jernih dikit boleh lah, sekali-sekali~

Kalau berani bilang serius padamu, mestinya rasa sayangnya tak butuh diragukan lagi. Namun andai dia justeru sering asyik dengan lirik kanan-kiri, lumrah saja andai kamu bertanya bakal sayangnya ini. Apalagi bila dia memakai kalimat dangkal yang dimulai dengan namanya pun cowok. Sudah jelas bahwa dia akan gampang bebagi rasa sayang nanti.

5. Tak dapat jaga omongannya sendiri juga dapat menciderai niat guna serius. Padahal niat ialah pondasi utama guna melangkah ke masa mendatang dengan mulus

Ini dia dalil yang mestinya cowokmu pegang kuat-kuat. Niatnya guna serius mestinya telah tak lagi main-main ketika dia inginkan serius jalani hubungan denganmu. Namun andai masih lirik-lirik cewek lain, bahkan ketika kalian lagi jalan berdua, niatnya guna serius barangkali tak sepenuhnya benar. Apa iya dia benar-benar niat hendak jadi imammu nanti bila komitmennya sendiri tak dijalani? Padahal seluruh orang tahu, bila niat adalahpondasi mula sebuah hubungan yang serius dapat berjalan.

6. Alasan simpel tapi sangat ngena. Kalau masih jelalatan sebenarnya ngaku inginkan serius jalani hubungan, dia jelas bukan cowok beneran

Dari sekian dalil di atas, barangkali inilah yang sangat sederhana namun akan nyelekit di hati cowok. Mau dia bilang hendak serius jutaan kali, tapi bila masih saja ‘nakal mata’, anda boleh saja memanggilnya sebagai bukan cowok yang sebenarnya. Memang terdengar tidak banyak sarkas, namun memang begitulah kenyataan. Bukankah cowok yang benar-benar gentleman akan konsisten pada omongannya sendiri?

Kalau cowokmu masih saja suka jelalatan atau ngeles dengan sekian banyak alasan, anda perlu ambil sikap yang lebih tegas. Ambil sikap tegas bukan berarti memutus hubungan. Kamu dapat bicara empat mata dan utarakan isi hatimu yang tak suka dia ‘nakal mata’ begini. Belum terdapat cincin yang melingkar saja dia telah ‘nakal’ begini. Gimana kalau kelak kalian udah benar-benar sah? Bisa jadi di waktu-waktu tertentu dia justeru sengaja buat masalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *